Laporan Bacaan 6

Nama : Nanda Maulidiya
NIM : 11901070
Kelas : PAI 4i
Makul : Magang 1

Kurikulum

Secara etimologi, kurikulum berasal dari bahasa Yunani yaitu curir yang artinya pelari dan  urare yang berarti tempat berpacu. Jadi, istilah kurikilum berasal dari dunia olah raga pada zaman Romawi kuno di Yunani, yang mengandung pengertian suatu jarak yang harus ditempuh oleh pelari dari garis star sampai garis finish. Dalam bahasa Arab, kata kurikulum biasa diungkapkan dengan manhaj yang berarti jalan yang terang yang dilalui oleh manusia pada berbagai bidang kehidupan. Sedangkan kurikulum pendidikan (manhaj al-dirasah) dalam kamus tarbiyah adalah seperangkat perencanaan dan media yang dijadikan acuan oleh lembaga pendidikan dalam mewujudkan tujuan-tujuan pendidikan.

Kurikulum merupakan suatu kegiatan pendidikan yang mencakup berbagai rencana kegiatan peserta didik yang terperinci berupa bentuk-bentuk bahan pendidikan, saran-saran strategi belajar mengajar, pengaturan-pengaturan program agar dapat diterapkan, dan hal-hal yang mencakup pada kegiatan yang bertujuan mencapai tujuan yang diinginkan. Kurikulum juga merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan dalam suatu sistem pendidikan, karena itu kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan dan sekaligus sebagai pedoman dalam pelaksanaan pengajaran pada semua jenis dan tingkat pendidikan.
Kurikulum mengarahkan segala bentuk aktivitas pendidikan demi tercapainya tujuan-tujuan pendidikan. Kurikulum juga merupakan suatu rencana pendidikan, memberikan pedoman dan pegangan tentang jenis, lingkup, dan urutan isi, serta proses pendidikan. Dengan demikian, kurikulum memiliki kedudukan penting, baik dalam pendidikan formal maupun non formal karena memberikan arahan terjadinya proses pendidikan.

Kurikulum suatu sekolah mengandung 3 komponen yaitu:tujuan, isi, dan strategi. Ada 2 jenis tujuan yang terkandung di dalam kurikulum suatu sekolah yaitu :

Tujuan kurikulum 

Tujuan yang ingin dicapai sekolah secara keseluruhan

Selaku lembaga pendidikan, sekolah mempunyai sejumlah tujuan yang ingin dicapainya yang digambarkan dalam bentuk pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diharapkan dapat dimiliki siswa setelah mereka menyelesaikan seluruh program pendidikan dari sekolah tersebut.

Tujuan yang ingin dicapai dalam setiap bidang studi 

Ketiap bidang studi dalam kurikulum suatu sekolah juga mempunyai sejumlah tujuan yang ingin dicapainya. Tujuan inipun digambarkan dalam bentuk pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diharapkan dapat dimiliki siswa setelah mempelajari suatu bidang studi pada sekolah tertentu.

Isi kurikulum
Berupa materi pembelajaran yang diprogram untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
Media (sarana dan prasarana)
Sebagai sarana perantara dalam pembelajaran untuk menjabarkan kurikulum agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik.

Strategi
Merujuk pada pendekatan dan metode serta teknik mengajar yang digunakan.
Proses Pembelajaran
Komponen ini sangat penting, sebab diharapkan melalui proses pembelajaran akan terjadi perubahan tingkah pada diri peserta didik sebagai indikator keberhasilan pelaksanaan kurikulum.

Evaluasi
Dengan evaluasi (penilaian) dapat diketahui cara pencapaian tujuan. Menurut Hasan Langgulung ada 4 komponen utama kurikulum yaitu:
Tujuan-tujuan yang ingin dicapai oleh pendidikan.

Pengetahuan (knowledge), informasi-informasi, data-data, aktivitas, dan pengalaman-pengalaman dari mana terbentuk kurikulum itu.

Metode dan cara-cara mengajar yang dipakai oleh guru-guru untuk mengajar dan memotivasi murid untuk membawa mereka ke arah yang dikehendaki oleh kurikulum.

Metode dan cara penilaian yang dipergunakan dalam mengukur dan menilai kurikulum dan hasil proses pendidikan yang direncanakan kurikulum tersebut.

Kurikulum adalah suatu kegiatan pendidikan yang mencakup berbagai rencana kegiatan peserta didik yang terperinci berupa bentuk-bentuk bahan pendidikan, saran-saran strategi belajar mengajar, pengaturan-pengaturan program agar dapat diterapkan, dan hal-hal yang mencakup pada kegiatan yang bertujuan mencapai tujuan yang diinginkan. Peran dan fungsi kurikulum terdiri dari: Peranan Konservatif (melestarikan), Peran Kreatif, peran kritis dan evaluatif. Fungsi kurikulum adalah sebagai alat untuk mencapai tujuan dan untuk menempuh harapan manusia sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan. Pedoman dan program harus dilakukan oleh subjek dan objek pendidikan, fungsi kesinambungan untuk persiapan jenjang sekolah berikutnya dan penyiapan tenaga kerja bagi yang tidak melanjutkan. Standar dalam penilaian kriteria keberhasilan suatu proses pendidikan, atau sebagai batasan dari program kegiatan yang akan dijalankan pada semester maupun pada tingkat pendidikan tertentu.